Baca juga Les Privat dan Grosir Beras
Pertumbuhan populasi di Indonesia, khususnya di Yogyakarta setiap tahunnya semakin tinggi. Kemudian beberapa wilayah daerah di berbagai wilayah di Yogyakarta pun kurang bisa tercover dengan baik. Padahal setiap orang pasti butuh makan, dan sebagian besar dari mereka makan dengan nasi. Oleh karena itu, selama warga Yogya masih makan nasi maka peluang untung berbisnis bahan mentahnya (baca: beras) terbuka lebar. Dalam rangka pengembangan pemasaran, dan untuk mengembangkan jasa pelayannannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kami membuka layanan Welcome for Reseller.
Apa itu reseller?
Resseler adalah tingkatan penjual barang kembali yang membantu menjualkan produk. Dalam resseler ini menggunakan harga yang sama tetapi terdapat harga khusus yang diutunjukan kepada seluruh reseller terdaftar kepada kami.
Kenapa jadi reseller?
Dalam pengembangan ini sistem reseller tidak menggunakan sistim kerja full time. Bahkan anda bisa hanya menggunakan separuh waktu kecil anda untuk promosi. Apalagi kalau anda suka dengan mencoba kuliner, bisa sambil iseng menawarkan ke penjualnya. Mungkin hanya sepatah atau dua patah kata, tapi kalau ia berminat? bisa dapet profit terus menerus loh. Disini anda berperan sebagai orang yang menawarkan dan ketika ada yang membeli karena tawaran anda, langsung dapat profit.
Bagaimana cara menjadi reseller?
Anda tidak usah membeli beras kami, cukup dengan menawarkannya ke orang-orang yang membutuhkan. Misal bisa ke penjual warteg, masakan padang, pedagang, dll. Dan jika yang anda tawari berminat maka segera anda hubungi kami supaya barang segera dikirim. Untuk info harga, bisa hubungi kontak yang ada di sini
Apa keuntungannya dibanding menjadi reseller barang lain?
Setiap orang pasti butuh makan bukan? dan tentunya semua orang pasti sepakat kalau nasi merupakan barang sekali pakai. Tidak mungkin kan nasi yang sama mau dimakan 2 kali. Selain itu, bisnis ini tidak mengenal masa-masa khusus supaya laku. Selama orang-orang masih butuh makan nasi, ya pasti beras akan laku dipasaran. Sehingga ketika ada yang membutuhkan beras, pasti ketika sudah habis akan pesan lagi. Berbeda dengan barang yang nda sekali pakai, pasti akan ada masa jenuhnya di pasaran. Hal ini tentunya sangat mendatangkan profit yang tidak hanya sekali, bisa berkali-kali sehingga sangat menguntungkan ada sebagai reseller.
Berapa hasil yang saya dapatkan?
Keuntungan yang didapatkan adalah per kilogram sebesar 100 rupiah. Untuk warung makan, biasanya 1 minggu bisa lebih dari 1 kuintal beras. Sedangkan untuk kebutuhan rumah tangga, 2 minggu sekitar 25 kg. Asumsikan tiap bulan anda dapat 2 penjual di warung makan dan 4 rumah tangga, berarti bulan pertama dapat Rp. 45.000,00. Karena sifatnya yang sekali pakai, tentunya dengan sedikit “penjagaan” pelanggan akan terus memesan lagi. Sehingga setelah bulan ke-10 anda bisa dapat lebih dari 450 rb/bulan. Dirasa kecil? bagaimana dengan yang dibawah. Kalau targetnya para pengusaha rumah makan besar/ takmir masjid / lembaga / organisasi. Rata-rata untuk kasus tertentu (contoh: sumbangan, zakat) pesan sekitar 5kw – 1 ton beras. Itu artinya
profit anda 50rb – 100rb sekali pembelian
Keuntungan yang cukup besar mengingat yang harus anda lakukan hanya menawarkan saja sambil jalan-jalan kulineran. Apalagi kalau kamu mahasiswa / anak kost, tentu akan sangat mudah. Tertarik? Gabung dengan kami, bisa kontak di CP yang ada di halaman Grosir Beras :D